Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts

Labels List

Quote

Search

Pages - Menu

                             

Alamat : DSN.Glatik Timur, RT/RW:001/004, GLAGAHSARI-SUKOREJO-PASURUAN  [67161]

Telp : 087856735434/085608753554

Email : maskhunbukhori87@gmail.com

Unknown Contact

Trik Mencetak Raster Kasar dengan Printer HP Non Postscript

Bagi Sampeyan yang bergerak di dunia sablon, cetak offset dengan mesin kecil (Toko 810/820), master print atau master basah, untuk mendapatkan kualitas cetak pada objek-objek raster (seperti shadow, gambar atau warna-warna non solid) maka kita harus menggunakan printer dengan kemampuan cetak raster kasar (lpi) atau printer dengan kemampuan postscript. Jika tidak atau kita menggunakan printer-printer laser jet baru, mesin offset atau screen sablon tidak akan mampu membuat warna/objek cetak yang kita inginkan. Sebagian besar printer lasert jet keluaran baru tidak mendukung postcript. Solusinya, silahkan gunakan ghostscript viewer. Download file ghostscript dan instal. sampeyan harus menginstal dua file ini; ghostscript dan ghostscript viewer. Jika kita gunakan CorelDRAW, pilih postscript printer ketika akan mencetak, atur lpi menjadi 60 atau ketik angka yang lebih rendah untuk membuat raster yang lebih kasar lalu print menjadi dokument potsscript. Buka file tersebut dengan ghostscript viewer, lalu print dengan printer baru yang kita punya. Bagi pengguna CorelDRAW X5 dan X6, menu pengaturan LPI ada di tab COMPOSITE. Semoga membantu. Panduan singkat dengan gambar cara mencetak raster kasar di CorelDRAW 1. Misalnya kita akan mencetak gambar dibawah ini; Penting ! untuk menambah objek, misalnya teks kalimat, kita harus merubah warna hitam C:100 M:100 Y:100 K:100 untuk menghasilkan warnah yang solid (tidak raster), warna ini sampeyan bisa cari pada Color Palette CMYK pada urutan yang paling akhir)
2. Klik icon Print pada Property Bar atau tekan Ctrl+P, pada pilihan jenis Printer pilih Device Independent PostScript File
3. Klik sup menu Composite, pada Screen Frequency pilih ukuran raster (LPI), semakin kecil nilainya semakin kasar raster yang dihasilkan, selanjutnya klik tombol Print
4. Maka akan tampil kotak dialog untuk menyimpan file dengan ekstensi PostScript File (*.ps), beri nama file sampeyan dan tekan Save untuk menyimpan

5. Buka file dengan GSview selanjutnya Print dengan klik OK

6. Hasil cetak dikertas akan seperti gambar di bawah ini; Selamat Mencoba....
sumber refrensi artikel dari belajar-coreldraw.blogspot.com DOWNLOAD GS-View
Unknown Tutor Sablon
Selasa, 15 April 2014

Printer yang baik untuk film sablon

Cara Memilih Printer untuk Film Sablon/Cetak

 

Sekarang ini banyak pilihan printer laser di pasaran dalam berbagai merk : HP, Samsung, Brother, Canon, Epson, dll biasanya percetakan menggunakan jenis printer laser, di sini saya mencoba sedikit mengulas tentang Hp yang banyak digunakan oleh pemain sablon/cetak, seperti :

Hp Laserjet 6L

Hp Laserjet 1100

Hp Laserjet 1200

Hp Laserjet 1300

Namun printer diatas tidak banyak beredar, jadi yang ada di pasaran printer second / bekas tapi kita harus pintar memilih barang bekas tapi berkualitas Printer ini sangat cocok karena bisa digunakan print kertas kalkir dengan resolusi 300 dpi (dot per inch) yang mana digunakan dalam teknik sablon. Kebanyakan printer terbaru sekarang tidak menyediakan 300 dpi maka dari itu kita bisa membeli printer bekas tapi yang cukup untuk digunakan dalam print film sablon

Untuk memilih jenis kertas Kalkir dengan gramatur 80/85 gr, karena bila kita memilih kurang dari gramatur diatas dikhawatirkan saat print film kalkir akan macet di printer, direkomendasikan 80/85 gram keatas.

Unknown Tutor Sablon